Kaliini kita akan belajar cara membuat lampu taman dari bambu, yang mudah dan sederhana yang patut Anda coba agar memperindah ruang maupun perkarangan rumah Anda. Kerajinan tangan membuat lampion gantung dari kertas bekas yang sederhana dan mudah. Ini adalah ide cara membuat 2 kerajinan tangan dalam bentuk Bunga dari kertas yang unik.
6ixl. Lampu Hias Dari Bambu Sederhana – Salah satu jenis kerajinan yang sering dijumpai dan dijual di sekitar kita adalah lampion. Seni membuat lampion dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas dan menambah penghasilan seseorang. Kalaupun benar-benar bisa dijadikan lahan bisnis karena produk ini sudah masuk pasar internasional. Bambu merupakan bahan dasar yang dibutuhkan untuk membuat lampion. Bambu sangat mudah ditemukan, baik di kota maupun pedesaan. Lampu Hias Dari Bambu Sederhana Tertarik untuk membuat kerajinan lampion bambu? Jika jawabannya iya, kamu bisa mengikuti tutorial lengkap cara membuat lampion bambu yang mudah dengan gambar di bawah ini! Cara Membuat Lampu Hias Dinding Rumah Sederhana Bisnis Kerajinan Untuk membuat lampion dari bahan baku bambu dibutuhkan pohon tua atau batang bambu. Secara umum, bambu juga bisa digunakan untuk membangun rumah warga. Meski bahan bambu mudah ditemukan, namun harga kerajinan ini bisa mencapai jutaan rupiah. Anda bisa mengecek harga lampion di pasar atau di toko online. Kerajinan lampion bambu ini bisa dijual dengan harga yang mahal karena pembuatannya yang memakan waktu lama, sehingga tidak heran jika harganya mahal dan membuatnya semakin istimewa. Melihat banyaknya kemungkinan yang menarik dari pembuatan lampion ini, banyak orang yang juga tertarik untuk berbisnis menjadi pengrajin lampion bambu. Cara memilih bahannya, yaitu ambil bambu yang berumur sedang tidak terlalu muda atau tua. Jika dipotong, bambu tersebut dapat dipotong menjadi 2 atau 3 bagian bagian. Namun tidak bisa langsung digunakan, melainkan harus disimpan di ruangan yang sejuk selama 5 sampai 6 hari. Potong bambu sesuai ukuran yang diinginkan, namun idealnya berukuran ½ meter dengan diameter sekitar 10 cm. Anda juga dapat menggunakan material pendukung cor untuk bangunan. Lakukan ujungnya secara merata. Cara Membuat Lampu Hias Dari Botol, Bambu Dan Batok Kelapa Untuk Sulap Barang Bekas Jadi Berkualitas Kemudian buatlah pola titik-titik atau lubang-lubang kecil di sekitar bukit untuk celah cahaya. Bor lubang pada pola titik yang sedang dibuat. Oleskan lem ke permukaan bagian dalam batang bambu bagian atas dan tepi piring, sehingga bisa direkatkan atau direkatkan. Menggunakan palu, bakar perlahan. Dan letakkan genteng agak ke dalam agar tidak sejajar dengan batang bambu bagian atas. Untuk membuatnya sedikit lebih sulit karena harus memotong bambu secara spiral. Kemudian tarik sedikit atau putar batang lampion di atasnya untuk membuat lampion seperti model di atas. Dan ujung bawah bambu harus dibor atau diasah untuk membuat lubang kecil untuk lampu. Untuk membuat lampion bambu jenis ini, Anda hanya membutuhkan batang bambu dengan diameter kurang dari 10 cm tergantung ukuran lampu Anda. Setelah itu, potong bambu di salah satu ujungnya atau agak miring. Rekomendasi Lampu Hias Terbaik Untuk Mempercantik Ruangan Anda terbaru Tahun 2023 Untuk membuat dudukan lampu, Anda bisa menggunakan lem di bagian dalam bambu dan membuat lubang kecil untuk dilalui kabel. Kreasi lampion bambu selanjutnya adalah lampion kecil seperti gambar di atas. Cara membuatnya hampir sama dengan cara membuat lampu sebelumnya. Untuk menciptakan pantulan cahaya yang terang, beri banyak lubang di sekitar permukaan bambu. Lubang dapat dibuat dengan mencongkel atau menggunakan paku. Bahkan anak kecil dan orang dewasa pun bisa melakukan hal seperti itu. Lampion dengan bentuk ini bisa digunakan untuk mendekorasi kamar tidur, karena harus diletakkan di atas meja atau lantai. Jenis lampion hias ini bisa memakan banyak waktu karena Anda harus memotong bambu untuk merakitnya. Setelah itu, buatlah genteng bambu untuk bagian atas dan bawahnya sekaligus. Kerajinan Dari Bambu Beserta Contoh & Cara Membuatnya Jumlah timbangan disesuaikan dengan ukuran pelat. Lampu digantung di tengah. Dan hanya disediakan lubang kecil sebagai saluran kabel. Untuk membuat lampion seperti ini, Anda hanya membutuhkan sebatang bambu berukuran sedang, sekitar 40 cm. Dengan diameter yang tidak terlalu besar, lampion model ini bisa diletakkan di atas meja untuk ruangan. Untuk membuatnya harus dibuat sesuai selera atau dibuat lubang sesuai selera. Buat lubang di tengah bagian bambu. Kemudian biarkan ruang menyinari cahaya dari bawah hingga cahaya tampak masuk ke tengah lubang. Lentera bambu ini terbuat dari bambu. Cara ini sangat sulit, selain itu juga memiliki harga jual yang sangat mahal. Lentera jenis ini biasanya terlihat di restoran atau hotel populer. Ide Kerajinan Tangan Dari Bambu Terbaru Pertama, bambu dipotong menjadi potongan-potongan panjang dan tipis. Oleh karena itu, permukaan yang fleksibel mudah ditekuk. Namun, untuk membuat lampion jenis ini dibutuhkan keahlian atau pengetahuan khusus. Kemudian sisakan celah di bagian atas untuk menggantung lampu, sehingga bingkai yang melengkung akan menciptakan kap lampu yang cantik di lantai atau permukaan. Anda tidak harus menjadi seorang seniman untuk membuat karya seperti lampion ini. Anda juga bisa membuat karya seni yang indah ini dengan menjelajahi berbagai bentuk lampion dan cara membuat lampion bambu seperti artikel di bawah ini. Air mancur bambu kain amplop bingkai tebal bingkai foto Bunga bola Buket daun kering bingkai flanel Gaun dekorasi Makanan ringan tas kardus kertas pembungkus kertas koran koran bekas Tas koran cangkang kupu-kupu laut Lily limbah makanan pencahayaan Mawar Origami Parlan Bingkai Pipa Pita BAHAN BARU KHUSUS Untuk menambah pesona untuk sebuah ruangan, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan lampu hias di dalamnya! Anda bisa menemukan lampu hias dalam berbagai jenis mulai dari lampu gantung, lampu dinding, dan lampu lantai. Anda bisa memilih lampu sesuai dengan kebutuhan ruangan. Dengan menggunakan kombinasi yang tepat, Anda dapat memperkenalkan elemen dekoratif untuk menambah pesona ruangan Anda. Mengingat inspirasi lampu hias ini bisa menjadi panduan dalam pemilihan Anda, dengan daftar ini akan memudahkan Anda memilih lampu hias yang tepat untuk melengkapi ruangan dan mempercantik tampilan ruangan Anda! Jual Lampu_hias_paralon Harga Terbaik & Termurah April 2023 Pada dasarnya, lampu hias tidak hanya hadir dalam desain yang berbeda, tetapi setiap lampu memiliki karakteristik dan efek pencahayaannya sendiri. Anda harus mempertimbangkan ukuran, bentuk, dan tujuan pemasangan saat memilihnya! Berikut inspirasi lampu hias ruang tamu yang bisa Anda pertimbangkan untuk menambah pesona ruangan Anda! Lampu gantung adalah inspirasi pencahayaan dekoratif pertama! Saat memilih lampu gantung, Anda bisa mulai memperhatikan ukuran luas ruangan. Lampu gantung dengan desain sederhana dan ukuran yang tidak terlalu besar, akan dipadukan dalam ruangan dengan ukuran yang terbatas bisa kecil. Dan untuk ruangan yang luas, Anda bisa menggunakan lampu gantung berukuran besar yang memiliki desain khusus untuk menjadi aksen tambahan di ruang tamu. Dan saat Anda memilih lampu gantung, pastikan ukuran lampunya tidak melebihi 30% dari total ukuran tempat. Untuk pemasangannya, Anda harus mengganti plafon di atas lampu yang ada. Plafon yang terlalu tinggi memerlukan tambahan tali atau rantai untuk menggantungkan lampu. Cara Membuat Lampu Hias Unik Dari Batok Kelapa Ide menggantung kandil adalah untuk mencerahkan seluruh ruangan, jadi pastikan tidak digantung terlalu tinggi atau terlalu rendah! Menggantung terlalu tinggi tidak akan meningkatkan transmisi cahaya. Sementara itu, akan menyenangkan untuk menggantung sangat rendah! Inspirasi lampu hias ini berfungsi untuk membantu penerangan utama di ruangan Anda, sekaligus menerangi detail Anda seperti gambar, lukisan, hiasan dan hiasan dinding lainnya. Penggunaan lampu dinding yang terfokus pada objek tertentu akan memungkinkan pengguna ruang untuk lebih fokus pada objek tertentu. Tentu saja, Anda bisa menciptakan area baca yang menyenangkan dengan lampu dinding! Ingin tampil lebih cantik dengan hiasan dinding di ruang tamu? Berikut ini pilihan dekorasi dinding ruang tamu yang bisa Anda pertimbangkan! lampu lantai Jual Lampu Hias Gantung Dari Bambu Terbaru Penggunaan lampu lantai akan memberikan kesan ruangan terasa lebih terang, dan akan memberikan pencahayaan khusus tambahan dengan kesan tempat terlihat lebih mirip. Inspirasi lampu hias dengan lampu lantai bisa dijadikan sebagai tambahan pada setiap sudut ruangan. Tidak hanya akan mencerahkan sudut-sudut gelap di dalam ruangan, tetapi lampu hias semacam ini akan menambah pesona ruangan! Dengan pemilihan lampu lantai yang tepat, Anda akan merasakan suasana hangat dan nyaman. Inspirasi lampu hias akan menambah gaya ruang tamu dengan lampu meja. Jenis lampu hias ini mengatur cahaya di dalam ruangan dan mempengaruhi suasana di dalamnya. Lampu meja tidak hanya menambah cahaya pada ruangan Anda, tetapi juga mengubah mood ruangan dan membuatnya terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Tips memilih lampu hias ruang tamu Atur tema ruangan Kreatif! Ini 10 Kerajinan Dari Bambu Yang Bisa Anda Coba Inspirasi lampu hias di atas tidak akan berhasil tanpa menetapkan tema pada ruangan Anda. Jika Anda memiliki ruangan dengan gaya minimalis, lampu dengan tampilan sederhana dan warna netral menjadi inspirasi lampu hias yang sesuai dengan ruangan Anda. Jika ruangan memiliki gaya kontemporer, lampu hias yang terbuat dari logam kuningan atau tembaga adalah pilihan yang sangat cocok untuk dipertimbangkan. Jadi, sebelum Anda membawa pulang lampu hias, pastikan gaya mana yang tepat untuk ruangan Anda! Lampu hias custom tidak akan berfungsi jika Anda menggunakan ukuran yang salah! Saat memilih lampu, pastikan Anda mengukur ruangan yang Anda miliki. Ubah juga ukuran lampu dengan furnitur lain untuk mendapatkan tampilan yang serasi di sana. Lampu hias dengan tampilan sederhana dan bening cocok untuk ruangan dengan ukuran terbatas. Dan jika Anda memiliki ruangan yang besar, Anda dapat menggunakan tampilan pencahayaan yang lebih menarik spesifik. Bolehdeals Lampu Dinding Rotan Perlengkapan Lampu Anyaman Bambu Untuk Dalam Ruangan Untuk ruangan dengan ukuran yang lebih besar dan langit-langit yang lebih tinggi, coba gunakan lampu hias dengan tampilan yang lebih besar dan lebih berani! Warna cahaya Untuk meningkatkan suasana santai, pastikan Anda memilih warna cahaya yang tepat untuk lampu gantung Anda! Pemilihan warna yang tepat akan menambah nilai estetika ruangan, dan menciptakan tampilan yang lebih menyenangkan. Warna kuning akan menimbulkan kesan ruang yang hangat dan bersahabat, sedangkan warna putih akan tampak bersih dan sejuk. Cahaya merupakan salah satu elemen terpenting dalam sebuah ruangan. Asalkan memiliki paket yang menarik, hal ini
Hiasi langit malam-mu dengan cara membuat lampion dari bambu dengan bentuk bintang berikut ini. Kami akan membahas secara tuntas dan lugas agar kamu bisa mendekorasi rumah maupun taman-mu dengan cantik dan ciamik!Di bawah ini akan saya paparkan sebuah instruksi lengkap mengenai cara membuat lampion dari bambu dengan bentuk bintang. Lampion ini nantinya bisa digunakan sebagai dekorasi beranda rumah, taman, atau untuk diikutkan dalam festival 1 Memulai dan MenyiapkanLangkah pertama tentunya adalah mempersiapkan bahan-bahan yang akan kamu perlukan. Nah, sebelum kita memulai lebih jauh, coba kamu siapkan dulu bahan dan alat berikut ini Bilah bambu pipih Bambu bulat Lem putih, lem tembak, dan lem batangan Wadah untuk lem Gunting tanaman untuk memotong bambu Kertas tisu Gunting, kawat, penggaris, dan tang Pisau kayu Wadah kue alumunium Lilin kecil Kuas untuk lemLangkah 2 Memotong BambuUntuk memastikan bentuk dan ukuran lampion-mu konsisten, jumlah dan panjang bambu pipih harus sama persis, atau setidaknya mendekati. Saya menyarankan untuk panjangnya sekitar 50-70 cm, tapi semua kembali ke selera memotong bambu pipih yang akan kita gunakan untuk rangka, jangan lupa untuk mengukur dan menandainya terlebih dahulu. Ingat, presisi itu penting! Nah, setelah itu potong bambu dengan gunting tanaman hingga kita punya 10 batang bambu dengan ukuran yang 3 Merangkai Bambu Menjadi Bentuk BintangSekarang kan kamu punya 10 batang bambu tuh. Nah, ambil 5 saja dulu. Kita akan membuat bintang pertama kita dari 5 bilah bambu ini. 5 yang lainnya akan kita buat nanti menjadi bintang yang 5 bambu tadi seperti gambar di atas. Disarankan agar sisi dalam bambu menghadap ke atas. Kami juga menyarankan agar penyusunan bambu divariasikan atas/bawah layaknya anyaman agar strukturnya lebih 4 Menggunakan Lem Panas/TembakApabila kamu sudah selesai menyusun bambumu menyerupai bentuk bintang, sekarang saatnya untuk mengunci bentuk tersebut. Untuk langkah ini, kamu perlu menggunakan lem panas, atau lem perlu kamu lem hanya 5 ujungnya saja. Kamu tidak perlu merekatkan sendi-sendi segi lima di dalam 5 Membuat Bintang yang SatunyaDi langkah 5 ini, kamu cukup mengulang langkah nomor 3. Namun demikian, untuk memastikan bentuk dan ukuran bintang yang kedua ini sama dengan bintang yang pertama, kami sarankan kamu membuatnya persis di atas bintang yang sudah lupa juga untuk merekatkan ujung-ujung bintang kedua dengan lem panas. Tapi jangan rekatkan kedua bintang ini menjadi satu. Sabar dulu, kita belum sampai tahap itu kalau kamu sudah puas dengan kedua bintangmu, sekarang saatnya kamu merekatkan sendi-sendi segilima di bagian dalam bintangmu dengan lem panas. Setelah di-lem, tunggu beberapa menit agar lem-nya 6 Menyatukan Kedua BintangKalau di langkah sebelum ini kita me-lem sendi-sendi di masing-masing bintang, sekarang saatnya kita menyatukan kedua bintang agar mereka tak terpisahkan. Tsah!!Gunakan lem panas dan satukan kedua bintang dengan mengelem 5 ujung dari masing-masing bintang menjadi satu seperti di 7 Mengikat Ujung Bintang dengan KawatPotong kawat besi secukupnya, lalu ikat ujung bintang dengan kawat seperti di gambar. Lakukan cara ini untuk semua 5 ujung 8 Menjadikan Bintangmu 3 DimensiPertama-tama, ambil bambu utuh/bambu bundar mu dan potong sesuai seleramu untuk menentukan gemuk’ lampion bintangmu nanti. Cara membuat lampion dari bambu ini menyarankanmu untuk menggunakan ukuran 10-15 cm. Siapkan 5 batang kamu perlu meregangkan bintangmu untuk meletakkan batang bambu pengganjalnya. Batang bambu pengganjal ini akan kamu letakkan di 5 sudut segilima dalam lem tembak untuk memastikan posisi bambu pengganjal ini tidak 9 Membuat Tempat untuk Meletakkan LilinNah, sekarang saatnya kita membuat dudukan untuk wadah lilin agar bintang kita dapat bercahaya terang. Ambil batang bambu kecil yang tidak terpakai, lalu ukur dan potong disesuaikan dengan lebar sisi dalam bintangmu lihat gambar.Siapkan wadah kue aluminum dan letakkan lilin di dalamnya. Lalu, dengan menggunakan lem tembak, rekatkan dudukan dari bambu tadi ke bambu bintang, lalu rekatkan wadah kue ke dudukan 10 Membuat Gantungan/Pegangan LampionSekarang rangka lampion bintangmu sudah hampir selesai! Ambil kawat secukupnya lalu lilitkan di ujung paling atas dari lampion bintangmu. Gulung kawat sedemikian rupa agar bisa menjadi gantungan/ 11 Melapisi Lampion dengan Kertas TisuGunakan tisu, sedikit bubur kertas, dan lem putih untuk melapisi lampionmu seperti gambar di atas. Lapisi bagian depan dan belakangnya terlebih dahulu. Jika sudah, gunakan kuas lalu oleskan sedikit lem di semua 12 Menutup Bagian Samping dan Menyediakan VentilasiMelapisi lampionmu dengan kertas tisu sebenarnya cukup mudah, tapi kamu perlu mengingat untuk menyediakan 2 lubang ventilasi, yakni di 2 bagian atas lihat gambar.Langkah 13 Menghias LampionmuNah, langkah terakhir ini adalah yang paling menyenangkan! Kamu bisa menggunakan bahan dan warna apapun dengan perhitungan tertentu agar lampionmu dapat menjadi lebih indah.*****Bagaimana? Mudah bukan. Cara membuat lampion dari bambu ini bisa jadi salah satu kerajinan dari bambu untuk menghias juga untuk usaha. Tentu caranya sudah dibahas. Kamu hanya perlu menyiapkan tempat dan bahan. Jika kesulitan dalam pemodalan kamu bisa mencoba KUR, pelajari syarat KUR BRI atau bank lain dan ajukan. Masalah pemodalan selesai. Kemudian kembangkan ke dalam kerajinan bambu lain yang lebih kamu tertarik ingin mencoba kerajinan dari bambu lainnya, silahkan baca artikel membuat lampu hias dari bambu, membuat lonceng angin dari bambu, dan membuat air mancur dari bambu.
Unduh PDF Unduh PDF Lampion adalah hiasan yang dapat memperindah ruangan atau memberikan nuansa khusus pada acara di luar ruangan. Selain itu, lampion juga cukup mudah dibuat! 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan Lem lem batang atau lem cair bisa digunakan Selotip atau lem balon terbang Gunting Selembar kertas kosong Spidol untuk menggambar Kertas tebal atau karton tipis sebagai alas dan tutup lampion Tali atau benang untuk menggantung lampion Lilin elektronik berukuran kecil 2 Buat gambar pada kertas kosong. Anda bisa menggambar apa saja pada selembar kertas putih polos biasa. Gunakan spidol, karena warna cat dan krayon akan lebih menghalangi sinar lilin. Gunakan kertas berwarna lainnya jika Anda ingin berkreasi. Hanya saja, pastikan untuk memilih kertas yang tidak terlalu tebal sehingga sinar lilin bisa melaluinya. Semakin tipis kertas akan semakin bagus. Walaupun begitu, kertas minyak terlalu tipis untuk digunakan, karena lampion Anda harus cukup kuat. Gambar warna-warni dengan garis-garis hitam yang tebal akan tampak cantik. 3 Lipat kertas secara vertikal seperti kipas. Untuk melipatnya dengan benar, pastikan untuk melipatkan lapisan yang pertama di atas lapisan selanjutnya. Jangan letakkan lipatan yang pertama di bawah lipatan selanjutnya, seluruh lipatan selanjutnya harus diletakkan di bawahnya. Bayangkan langkah ini seperti melipat bolak-balik. Saat membuat lipatan baru, sisa kertas yang belum terlipat akan terletak di depan atau di belakang bagian yang sudah terlipat. Semakin Anda berhati-hati membuat lipatan, semakin cantik lampion yang dihasilkan. Anda boleh mencoba melipat kertas dengan lebar yang berbeda-beda, hingga menemukan yang paling Anda sukai. 4 Satukan ujung kertas yang telah dilipat hingga membentuk lingkaran. Satukan ujung kertas dengan mengoleskan lem atau memasangkan selotip ke lipatan kertas yang terakhir kemudian menempelkan ujung kertas lainnya ke atasnya. Anda juga bisa memasangkan selotip bolak-balik di kedua ujung kertas, sehingga saat ditempelkan hasilnya akan lebih kuat. Pastikan untuk menekan kedua sisi kertas selama beberapa saat untuk memastikannya merekat dengan baik. 5 Buat 2 buah lingkaran dari kertas yang lebih tebal sebagai alas dan tutup lampion. Ukuran kedua buah lingkaran harus sama. Untuk mengetahui ukuran lingkaran, letakkan lampion di atas kertas yang akan Anda gunakan, dan jiplak bentuknya perlahan-lahan. Potong lingkaran mengikuti bagian dalam garis yang Anda gambar. Dengan demikian, tutup dan alas lampion tidak akan mencuat keluar melebihi ukurannya. Pastikan untuk menggunakan kertas yang cukup kuat untuk menyangga lilin elektronik dan lampion itu sendiri. 6 Rekatkan alas dan badan lampion. Pada langkah ini, Anda boleh menggunakan lem atau selotip, maupun gabungan keduanya agar hasilnya lebih kuat. Jika ragu lem yang Anda punya cukup kuat untuk merekatkan alas dan badan lampion, pertimbangkan untuk menggunakan lem tembak. Hanya saja, berhati-hatilah agar tidak terluka. 7 Buat 2 buah lubang kecil pada badan lampion untuk memasangkan tali. Gunakan pulpen, pelubang kertas, ataupun ujung gunting untuk membuat 2 buah lubang kecil di dekat puncak lampion sekitar 1-2,5 cm dari ujungnya. Posisikan lubang sehingga tepat berseberangan satu sama lain, agar lampion dapat menggantung sejajar. Bayangkan seperti melubangi lampion dengan batang kayu dari satu sisi hingga menembus sisi lainnya. Seperti inilah posisi lubang yang seharusnya Anda buat. 8 Potong tali dan pasangkan ke lampion. Bayangkan seperti memasangkan pegangan pada lampion. Anda dapat memasangkan "pegangan" ini dengan memasukkan tali melalui lubang di kedua sisi lampion dan mengikatnya. Masukkan tali dari sisi dalam lampion dan buat simpul di sisi luar lubang. Panjang tali yang Anda butuhkan bergantung pada ketinggian lampion, yang ditentukan oleh tempat pemasangannya. 9 Buat lubang di tutup lampion dan masukkan tali melalui lubang ini. Lubangi bagian tengah tutup lampion, kemudian geser ke bawah mengikuti tali, sehingga tutup ini masuk ke dalam badan lampion. Agar tutup lampion tidak mudah terlepas, Anda bisa memasangkan beberapa buah lem balon terbang pada tali untuk mempertahankan posisinya. Jangan sampai tutup lampion mudah terangkat, namun jangan juga merekatkannya secara permanen, karena inilah satu-satunya akses Anda ke lilin. 10 Masukkan lilin elektronik kecil di dalam lampion. Jika Anda segera akan menggunakan lampion, nyalakan lilin ini sekaligus. Perhatikan, walaupun dalam contoh gambar digunakan lilin biasa, pilihan ini tidak disarankan karena berisiko menimbulkan kebakaran. 11Nikmati lampion buatan Anda sendiri! Jika Anda memutuskan untuk menggunakan lilin biasa dalam lampion ini, pastikan untuk tidak menggantungnya di tempat berangin, karena jika lampion bergoyang bersama lilin yang menyala di dalamnya, lampion akan terbakar. Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Anda bisa membeli sebagian besar bahan-bahan ini di toserba atau toko bahan kerajinan tangan Stoples mason jar bening ukuran 0,5 liter stoples bermulut lebar lebih disarankan Serat poliester isi boneka Lumut idealnya beraneka lumut warna-warni[1] Benang atau tali berwarna atau warna-warni pilihan Anda Lilin elektronik berukuran kecil harus lilin elektronik Gunting Kain sebagai penutup stoples pilihan 2Pastikan untuk menggunakan permukaan yang datar, bersih, dan halus selama membuat lampion. Jangan buat prakarya ini di atas karpet, atau taplak meja berenda, karena serpihan lumut akan tersebar, selain itu, serat poliester juga akan membawa serpihan, debu, dan kotoran lainnya. 3Letakkan bahan dan peralatan Anda. Letakkan gumpalan serat poliester dan lumut di hadapan Anda, juga stoples yang terbuka beserta tutupnya di dekat Anda. Siapkan juga lilin elektronik yang akan digunakan. 4Perkirakan seberapa banyak serat poliester yang dibutuhkan. Untuk melakukannya, ambil sebagian serat poliester dan masukkan ke dalam stoples. Stoples harus terisi penuh dengan serat poliester, namun bagian tengahnya harus disisakan untuk meletakkan lilin elektronik. 5Taburkan sebagian lumut ke dalam stoples kosong. Bagian dasar stoples akan menjadi bagian atas lampion. Taburkan sebagian lumut ke dalam stoples sebelum memasukkan serat poliester untuk memastikan seluruh bagian dasarnya terlapisi dengan lumut. 6 Berikan lumut di lapisan luar serat poliester. Tentukan jenis lumut atau kombinasi lumut yang akan Anda gunakan di bagian dalam lampion, dan kemudian tuangkan di atas serat poliester. Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan Keluarkan serat poliester dari dalam stoples dan gulingkan di atas lumut, kemudian taburkan lumut lagi dan tekan ke permukaan serat poliester sambil memasukkannya ke dalam stoples. Setelah itu, Anda bisa menggunakan tangan untuk meletakkan lumut lainnya di antara serat pengisi dan dinding stoples, hingga puas dengan tampilannya. Biarkan serat pengisi tetap berada di dalam stoples. Pegang sisi stoples dan gunakan tangan Anda untuk menata serpihan lumut di antara serat dan dinding stoples hingga Anda puas dengan tampilannya. Perhatikan bahwa Anda hanya perlu meletakkan lumut di lapisan luar serat pengisi. Lumut hanya akan terlihat dari dinding stoples. Jadi, Anda bisa meletakkan lumut di mana saja, asalkan masih berada di antara serat pengisi dan dinding stoples. 7 Jangan tambahkan lumut terlalu banyak. Lawan godaan untuk melapisi seluruh dinding stoples dengan lumut. Lapisan lumut yang terlalu tebal akan menghalangi sinar lilin elektronik. Saat lilin menyala, tampilan lumut yang melapisi dinding stoples akan tampak cantik. Namun, jika lilin belum menyala, tampilannya akan menyerupai pola hutan yang redup. 8 Keluarkan sebagian serat pengisi dari tengah-tengah stoples. Gunakan tangan Anda untuk mencungkil bagian tengah stoples. Inilah tempat Anda akan meletakkan lilin elektronik. Pastikan untuk memberikan cukup ruang bagi lilin elektronik, namun masih mampu mempertahankan posisi lumut yang menempel di dinding stoples. Anda boleh membuat lubang yang berukuran sedikit lebih besar dibandingkan lilin elektronik. Anda mungkin harus mencoba-coba terlebih dahulu untuk menyempurnakannya. Jika setelah menyalakan lampion, Anda ingin membuat sinarnya terpancar lebih terang, keluarkan sebagian serat pengisinya lagi. 9 Masukkan lilin elektronik ke dalam lampion. Nyalakan lilin ke arah dasar stoples, yang akan menjadi bagian atas lampion. Tambahkan sedikit serat pengisi lagi setelah lilin elektronik dimasukkan. Dengan begitu posisinya tidak akan bergeser. 10 Pasangkan tutup stoples dan coba lampion Anda. Setelah memasangkan tutupnya, balik stoples sehingga tutupnya terletak di bawah. Semua isi di dalam stoples seharusnya tidak bergerak. Jika tidak demikian, tambahkan lagi serat pengisinya. Pada titik ini, Anda juga bisa mencoba lampion dengan menyalakan lilin elektronik dan menyesuaikan tampilannya sesuai keinginan. 11 Hias lampion Anda. Setelah jadi, lilitkan tali mengelilingi leher stoples tepat di bawah cekungan tutupnya dan ikatkan membentuk simpul pita. Jika Anda tidak suka membiarkan tutup stoples polos begitu saja, oleskan lem ke permukaannya dan hias dengan lilitan tali. Warna netral atau warna bernuansa tanah lebih disarankan sehingga cocok dengan warna lumut alami di dalam lampion. 12 Nikmati lampion buatan Anda! Memang tidak banyak hal yang bisa Anda lihat di siang hari, namun di malam hari, tampilannya akan menjadi sangat cantik! Ikuti panduan ini untuk menyalakan dan mematikan lampion Tegakkan stoples dengan tutup menghadap ke atas, buka tutupnya, keluarkan serat pengisi di sekitar lilin elektronik, nyalakan lilin, kemudian masukkan kembali serat pengisi dan pasangkan lagi tutup stoples. Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan Stoples kaca Pola gambar Kertas memo Gunting Cat semprot kaca Lilin lilin berukuran kecil lebih disarankan Kawat tebal pilihan Gunting kawat pilihan Tang pilihan Pasir, garam laut, atau garam epsom pilihan Kawat gantungan pilihan 2Pastikan stoples Anda bersih dan kering. 3 Buat gambar di atas kertas memo. Anda bisa menggunakan pola atau menggambar bebas, asalkan mudah digunting. Anda juga boleh menggunakan stiker bergambar kesukaan Anda, asalkan rela membuangnya. 4Gunting gambar yang Anda buat dan rekatkan ke stoples. Pastikan untuk merekatkan gambar di sisi luar stoples. 5Semprotkan cat kaca ke permukaan stoples. Pastikan untuk menyemprotkan cat secara merata, dan melapiskannya ke atas gambar yang telah Anda rekatkan. 6 Biarkan cat kaca mengering. Pastikan untuk menunggu hingga cat kaca benar-benar kering sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya. Waktu yang dibutuhkan hingga kering biasanya kurang dari 10 menit, bergantung pada merek cat. Waktu pengeringan ini seharusnya tercantum dalam kemasan cat. Jika Anda ingin memastikan kondisi cat, pegang permukaan stoples. Seharusnya akan terasa kering. 7 Lepaskan pola kertas memo dari sisi luar stoples. Setelah cat kaca mengering seluruhnya, Anda bisa melepaskan pola kertas. Dengan begitu, permukaan stoples akan terlapisi cat kaca dengan beberapa bagian bening berpola. 8Masukkan lilin ke dalam stoples. Untuk mempertahankan posisi lilin, tuangkan sedikit pasir, garam laut, atau garam epsom ke dalam stoples. 9 Buat gagang lampion pilihan. Buatkan gagang lampion jika Anda ingin menggantungnya. Untuk membuat gagang lampion Perkirakan panjang gagang yang Anda butuhkan dengan melilitkan kawat tebal mengelilingi mulut stoples tepat di bawah celah tutupnya. Selanjutnya, tarik kawat ke arah atas dan lengkungkan di atas stoples sesuai ketinggian yang Anda inginkan, kemudian, potong kawat. Lilitkan salah satu ujung kawat mengelilingi mulut stoples, tekuk ke atas seperti gagang, dan kemudian satukan kedua ujung kawat dengan memelintirnya dengan tang. Tekuk ujung kawat yang belum terikat menjadi gagang, kemudian satukan dengan kawat di sekitar mulut stoples dengan melilitkan kawat satu mengelilingi kawat lainnya. . 10Nikmati lampion buatan Anda! Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan[2] Karton beraneka warna, pola, dan tekstur sesuai pilihan Anda Pensil dan penghapus berkualitas baik Paku payung Gunting atau pisau cutter Selotip bolak-balik Styrofoam atau papan busa untuk membuat lubang Pola gambar pilihan 2 Tentukan ukuran lampion. Anda akan membuat lampion ini dengan menggambar di selembar karton, melubanginya, merekatkannya menjadi tabung, dan memasangkannya mengelilingi lilin. Sebelum menggambar di atas karton, tentukan terlebih dahulu ukuran lampion, dan jika perlu, gunting karton mengikuti ukuran ini. Anda mungkin perlu menyesuaikan lampion dengan ukuran lilin yang akan digunakan. Anda juga bisa menentukan ukuran lampion berdasarkan ukuran karton atau tempat pemasangannya nanti. 3 Buat gambar di atas karton. Gunakan pensil untuk menggambar pola yang Anda sukai tipis-tipis di tengah karton. Bagian ini akan menjadi sisi depan lampion Anda. Anda tidak harus membatasi diri dengan membuat sisi depan lampion saja. Anda juga bisa membuat gambar pola keseluruhan lampion, atau beberapa sisinya sekaligus. Buatlah sesuai keinginan Anda! Anda mungkin tergoda membuat pola yang rumit. Namun, ingatlah bahwa semakin banyak lubang yang harus dibuat, semakin lama waktu pembuatan lampion Anda! Ingatlah untuk membuat pola tipis-tipis sehingga mudah dihapus setelah melubanginya. 4 Gunakan paku payung untuk membuat lubang di sepanjang garis pola yang Anda buat. Usahakan untuk memberi jarak yang sama di antara setiap lubang. Buat lubang hingga pola Anda selesai. Pada langkah ini, letakkan karton di atas styrofoam atau papan busa, sehingga ujung paku payung bisa masuk ke dalamnya. Anda boleh membuat lubang berukuran 1 atau 2 mm, namun tidak perlu mengukurnya secara pasti, cukup perkirakan berdasarkan penglihatan saja. 5 Hapus pola yang dibuat dengan pensil. Gunakan penghapus yang bagus dan lembut untuk menghapus garis pola buatan Anda. Penghapus putih yang tebal dan lembut bisa Anda gunakan. Pastikan untuk tidak menekan penghapus terlalu kuat ke permukaan karton selama menghapus pola, atau lubang yang Anda buat akan menjadi sedikit tertutup setelahnya. Jika lubang yang Anda buat sedikit tertutup setelah menghapus pola pensil, tidak masalah. Anda hanya perlu menekan paku payung sekali lagi ke dalamnya. 6 Gulung karton membentuk tabung, dan satukan kedua sisinya. Untuk menyatukan kedua sisi tabung, pasangkan selotip bolak-balik di sisi belakang salah satu ujung karton, dan sisi depan ujung karton lainnya, sehingga keduanya dapat direkatkan dengan erat. Jika ukuran lilin yang Anda gunakan cukup besar, gulung karton mengelilingi lilin hingga bentuknya sesuai keinginan Anda. 7Letakkan tabung kertas Anda mengelilingi lilin. Letakkan lilin kecil di tempat lilin, kemudian nyalakan. Setelah itu, letakkan tabung mengelilingi lilin yang sudah menyala. Untuk mengurangi risiko kebakaran, gunakan lilin elektronik sebagai gantinya. 8Nikmati lampion buatan Anda! Iklan 1 Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan[3] Kantong kertas berwarna putih idealnya berukuran 9 x 16,5 cm Alat bantu lipat untuk membantu melipat kantong kertas Pensil opsional Pola gambar opsional Pisau kerajinan tangan disebut juga sebagai pisau X-ACTO, opsional Secarik karton opsional Kawat untuk menggantung sebaiknya kawat ukuran 22 awg sepanjang 18 cm Sekat lubang dan tang Lilin elektronik kecil 2Lipat ujung atas kantong kertas. Untuk melakukannya, lipat ujung atas kantong perlahan-lahan mengelilingi tepi kantong. 3Rapikan lipatan Anda. Tekan sisi kantong bagian yang melipat di kedua sisi kantong dan tekan alat bantu lipat hingga lipatan Anda rapi dan rata demikian juga kedua sisi kantong.[4] 4 Buat pola pada kantong. Gunakan pensil untuk menggambar pola di bagian depan kantong, kemudian potong pola itu menggunakan pisau kerajinan tangan. Letakkan selembar karton di dalam kantong untuk melindungi sisi belakangnya. Jika Anda tidak ingin membuat pola pada kantong, Anda bisa langsung melanjutkan ke langkah selanjutnya, yaitu pemasangan sekat lubang ke sisi kantong. 5 Pasangkan sekat lubang ke sisi kantong kertas. Letakkan 1 sekat lubang di tengah kedua sisi kantong, sekitar 1 cm dari bagian atasnya. Untuk mencari bagian tengah kantong, gunakan lipatan garis tengah kedua sisi kantong sebagai panduan. Perhatikan bahwa Anda tidak harus menggantung lampion ini. Sebagian orang cukup puas dengan hanya memasukkan lilin kecil ke dalam kantong kertas putih dan membiarkannya. 6 Masukkan kawat melalui sekat lubang untuk membentuk "gagang" lampion. Untuk mengencangkan kawat, tarik kawat melalui sekat lubang, kemudian satukan kedua ujungnya dan pelintir menjadi satu. Sebelum memasukkan lilin kecil ke dalam kantong, pastikan kawat telah terpasang kencang di kantong. 7Masukkan lilin kecil ke dalam kantong. Lilin elektronik berukuran kecil lebih disarankan, karena lilin kecil biasa berisiko menimbulkan kebakaran, terutama jika lampion digantung di tempat yang mudah bergoyang. 8Nikmati lampion buatan Anda! Iklan Peringatan Berhati-hatilah saat menggunakan lilin biasa, terutama bersama lampion kertas di dalam rumah, karena guncangan sedikit saja dapat menyebabkan lilin bergeser dan membakar lampion. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?